Identitas & Administrasi
Informasi Teknis & Operasional
Tahap I-1 menghadirkan dermaga peti kemas 420 m × 34 m dan dermaga kendaraan 300 m × 33 m. Paket 6 Tahap I-2 menambah sekitar 419 m dermaga peti kemas, dengan target total sekitar 840 m setelah penyelesaian tahap tersebut.
Pada Tahap I-1, pekerjaan alur dan terminal menggunakan kedalaman sekitar -10 m LWS. Pengerukan Tahap I-2 dirancang menuju -14 m agar dapat melayani kapal peti kemas yang lebih besar.
Tahap I-1 memiliki kapasitas peti kemas sekitar 250.000 TEUs dan kendaraan sekitar 218.000 CBU. Tahap I-2 menargetkan sekitar 2 juta TEUs, sedangkan target jangka panjang pemerintah mencapai sekitar 7,5 juta TEUs per tahun dan 600.000 kendaraan.
Melayani logistik ekspor-impor peti kemas dan kendaraan, termasuk vehicle terminal/Ro-Ro serta operasi terminal peti kemas.
KM 272/2020 menetapkan alur masuk dua arah dengan lebar sekitar 380 m di perairan dangkal dan 500 m di perairan yang lebih dalam. Panjang alur yang dipublikasikan sekitar 47,656 km, dengan rencana pengerukan bertahap.
Pengembangan pelabuhan terintegrasi dengan proses layanan kapal dan pelabuhan nasional di bawah Kemenhub. Aset terminal diserahterimakan dan dioperasikan secara bertahap mengikuti penyelesaian paket pengembangan.
History & Milestones
Patimban dikembangkan secara bertahap sebagai proyek strategis logistik nasional. Tahap I-1 membuka fasilitas awal peti kemas dan kendaraan, sedangkan Tahap I-2 memperluas dermaga, area terminal, serta kedalaman alur.